Friday, January 31, 2014

Stimulasi Puting Payudara Dalam Proses Melahirkan Normal

stimulasi puting | proses melahirkan normal | merangsang payudara | melahirkan tanpa rasa sakit
Stimulasi puting  payudara pada ibu hamil adalah salah satu cara yang sering ditempuh dalam proses melahirkan normal. Berikut adalah pembahasannya.

Apakah Anda juga sedang hamil tua, dan tak sabar ingin segera menimang buah hati Anda ? Saat anda memasuki usia kehamilan tua atau mendekati tanggal perkiraan lahir, perasaan deg-degan dan was-was pada ibu hamil tidak bisa dipungkiri sering menghinggapi. Adalah merupakan sesuatu yang wajar, karena sebentar lagi tentunya sebuah proses besar yang membutuhkan pengorbanan yang luar biasa yang akan terjadi, yaitu melahirkan. Rasa mulas saat kontraksi dan sakit saat proses persalinan berlangsung sering menghantui para ibu hamil. Namun bagaimanapun itu, pada akhirnya tentunya banyak ibu berharap, pada saat proses melahirkan nanti, bisa berlangsung dengan cepat, aman, dan selamat.

Persalinan adalah merupakan akhir dari kehamilan dimana terjadinya suatu proses natural yang akan dialami oleh wanita hamil pada umumnya kehamilan 9 bulan (aterm).Kebanyakan pada wanita yang baru pertama kali akan melahirkan seringkali informasi yang didapatkan mengenai proses ini tidak memberikan kenyamanan penuh yang meyakinkan.

Kontraksi adalah saat-saat yang ditunggu oleh ibu hamil ketika masa kehamilan memasuki minggu ke 40. Bagi ibu hamil yang ingin melahirkan secara normal, bertambahnya hari bertambah juga kadar kecemasan karena batas waktu untuk mendapatkan kontraksi alami hanya 14 hari atau sampai usia janin juga 42 minggu.

Pada masa ini pula biasanya orang-orang di sekitar wanita yang sedang hamil tua bergantian memberikan saran untuk melancarkan proses kelahiran. Beberapa saran seperti minum minyak goreng, minyak jarak, atau minyak zaitun sepertinya agak jauh dari logika kedokteran. Karena mengkonsumsi minyak secara berlebihan justru akan mengakibatkan diare. Bila ibu hamil diare maka kemungkinan mengalami dehidrasi sangat tinggi. Lebih dari itu mengkonsumsi minyak sebanyak apapun tidak akan membuat jalan lahir menjadi licin dan memudahkan proses persalinan.

Meskipun tidak ada saran yang paling jitu – kecuali saran dokter – untuk membujuk bayi segera keluar dari kandungan, namun ada beberapa cara yang dapat diterima secara medis,  yang dipercaya dapat mempercepat proses kehamilan. Salah satunya ialah dengan cara stimulasi. Menggunakan stimulasi untuk menpercepat proses melahirkan tentunya akan membantu ibu melewati proses melahirkan dengan cepat. Banyak obat yang bisa digunakan, namun dalam hal ini tentunya tim medis yang akan menentukan berdasar kondisi melahirkan yang sedang berjalan. Ibu tidak bisa serta merta meminta diberikan obat stimulasi kepada dokter agar proses persalinan bisa berjalan dengan cepat. Alternatif lain adalah dengan stimulasi alami.

Banyak cara bisa dilakukan oleh para ibu hamil agar proses persalinan dapat berlangsung dengan cepat, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan stimulasi puting (nipple stimulation). Stimulasi puting adalah sebuah teknik yang dipercaya dapat mendorong terjadinya sebuah kontraksi awal dengan cara melakukan gerakan melingkar, melakukan gosokan atau pijatan yang lembut pada daerah sekita puting. Cara ini dapat menjadikan payudara terangsang dan saat payudara terangsang hormon oksitosin akan dilepaskan yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya kontraksi. Selain itu, oksitosin juga dapat membantu lancarnya proses persalinan dengan cara mengontrol kontraksi yang terjadi pada rahim ibu hamil. Manfaat lain dari oksitosin adalah saat bayi telah lahir diperlukan untuk mengembalikan kondisi rahim ke dalam bentuk semula sebelum hamil. Sebuah studi menyebutkan, 37 persen calon mama yang melakukan stimulasi puting ini akan siap bersalin dalam waktu 72 jam, dibandingkan dengan 6 persen dari mereka yang tidak menggunakan metoda ini. Tak hanya membantu mempercepat persalinan, gerakan stimulasi ini juga akan menstimulasi aliran ASI Anda kelak.

Namun perlu diingat, stimulasi punting ini hanya bisa diterapkan pada kondisi persalinan normal, sebaliknya, jika ibu mengalami kehamilan beresiko seperti mengalami diabetes, memiliki tekanan darah tinggi, preeklampsia dan lainnya, teknik stimulasi puting ini jangan dilakukan. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter sebelum ibu hamil melakukan induksi alami seperti yang berikut ini.



Gerakan Stimulasi Puting

 

stimulasi puting | proses melahirkan normal | merangsang payudara | melahirkan tanpa rasa sakit
Cara melakukan stimulasi puting saat akan melahirkan hampir sama seperti ketika ibu akan menyusui bayi, yaitu dengan cara melakukan pijatan pada seluruh bagian gelap di sekeliling puting (aerola). Letakan telapak tangan di bagian atas aerola, kemudian lakukan gerakan melingkar diikuti dengan tekanan yang lembut. Lakukan gerakan tersebut selama satu jam selama tiga kali dalam satu hari.

Gerakan ini dilakukan secara bergantian, antara payudara kanan dan kiri. Untuk setiap payudara dilakukan pemijatan selama 15 menit, setelah itu ganti ke payudara yang satu dengan waktu yang sama selama 15 menit, lakukan berulang hingga satu jam. Gerakan Stimulasi puting ini akan menunjukkan hasil yang lebih baik ketika telah masuk waktunya melahirkan. Leher rahim harus dalam kondisi sudah melunak dan menipis serta telah siap untuk pembukaan persalinan.

Langkah-langkah yang perlu di perhatikan dalam melakukan stimulasi puting ini adalah:
  1. Letakkan telapak tangan pada bagian puting dan aerola.
  2. Lakukan gerakan melingkar dengan tekanan yang lembut.
  3. Lakukan stimulasi selama 15 menit pada payudara kanan dan 15 menit pada payudara kiri.
  4. Lakukan sehari tiga kali selama 1 jam.
  5. Lakukan stimulasi ini secara bergantian, tidak boleh secara bersamaan.
  6. Hentikan stimulasi ketika kontraksi sudah berlangsung tiap 3 menit.
  7. Hentikan stimulasi ini saat terjadi kontraksi.


Kesimpulan

 

Berikut adalah kesimpulan dari artikel ini :
  1. Stimulasi Puting adalah teknik pemijatan Puting ibu hamil untuk mempercepat proses persalinan.
  2. Teknik Pemijatan Puting akan meningkatkan hormon oksitosin.
  3. Gerakan Stimulasi Puting dilakukan secara bergantian antara payudara kiri dan kanan.
Dengan panduan dan beberapa aspek yang perlu dihindari ketika Stimulasi Puting tersebut, diharapkan ibu hamil akan melewati persalinan lebih cepat, mudah dan lancar. Rasa sakit saat persalinan juga tidak lagi menjadi sesuatu yang menakutkan. Tentu saja ibu hamil diharapkan untuk dapat selalu berkonsultasi dengan tenaga medis terlatih (dokter atau bidan), untuk selalu mendapatkan saran yang tepat mengenai kehamilannya. Semoga kita selalu diberikan kemudahan untuk menciptakan keluarga bahagia.

Jika anda membutuhkan inform asi lebih lanjut mengenai masalah seputar ibu hamil, silahkan anda kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Wednesday, January 29, 2014

Hadiah Untuk Ibu Hamil

hadiah untuk ibu hamil | perlengkapan bayi | buku tentang kehamilan | buku harian | perhiasan | pakaian dalam
Bingung memilih hadiah untuk ibu hamil ? Anda mungkin memiliki kesulitan dalam memilih kado untuk wanita hamil. Bahkan, terkadang Anda merasa tidak yakin dengan apa yang Anda beli. Berikut adalah beberapa hadiah yang dapat Anda beli untuk wanita hamil, seperti dilansir Boldsky.


 

 

 

Perlengkapan Bayi


hadiah untuk ibu hamil | perlengkapan bayi | buku tentang kehamilan | buku harian | perhiasan | pakaian dalam
Anda bisa membelikan beberapa potong baju bayi yang lucu untuk menyenangkan hati wanita hamil. Ini tentu akan menjadi hadiah paling sempurna untuk teman atau saudara terdekat Anda. Berikut beberapa tips dalam pemilihan baju bayi :
  1. Sesuaikan dengan berat badan bayi, pilih baju berdasarkan berat badan bayi, bukan usia bayi. Karena usia belum tentu bias jadi patokan ukuran bajunya.
  2. Yang mudah dikenakan dan dilepas, agar bayi tidak gelisah dan menjadi rewel. Maklum, buah hati Anda masih sering buang air kecil, pup dan kemungkinan muntah. Bila model baju bayi kecil rumit, menggantinya pun repot.
  3. Aman, tidak luntur saat terkena keringat. Perhatikan zat pewarna yang bisa luntur ketika bayi berkeringat. Risikonya, zat pewarna bisa masuk ke dalam tubuh bayi melalui kontak kulit atau melalui mulut.
  4. Lengkap dalam sekali pakai seperti baju kodok (overall atau onesis). Pilih selangkangan, agar tidak terlalu lama memakaikan baju kepada bayi.  Tapi baju model lain sah-sah saja, asalkan tidak membuat Anda terlalu lama memakaian baju kepadanya.
  5. Sesuai situasi dan cuaca. Untuk di rumah tentunya berbeda jika saat bepergian baik di situasi panas maupun dingin.
  6. Posisi label berada di bagian luar. Posisi label yang baik letaknya jauh di kulit bayi, mislanya di samping bagian luar baju. Hal ini untuk menghindari kulit bayi lecet dan iritasi akibat gesekan label.


Buku Tentang Kehamilan

 

hadiah untuk ibu hamil | perlengkapan bayi | buku tentang kehamilan | buku harian | perhiasan | pakaian dalam
Sebagian besar wanita hamil senang membaca buku tentang kehamilan. Selain untuk menambah informasi, membaca bisa membuka wawasan mereka mengenai apa yang baik dan tidak baik untuk kehamilan. Buku tentang kehamilan biasanya mencakup hal-hal berikut ini :
  1. Tanda-tanda kehamilan yang perlu diketahui oleh ibu hamil. Ibu hamil perlu membedakan antara tanda-tanda kehamilan dengan gejala-gejala serupa yang diakibatkan penurunan kondisi kesehatan biasa.
  2. Makanan dan minuman yang SEBAIKNYA DIKONSUMSI dan yang TIDAK BOLEH DIKONSUMSI selama masa kehamilan.
  3. Pola hidup yang sebaiknya Ibu HINDARI dan yang sebaiknya Ibu LAKUKAN ketika sedang hamil.
  4. Cara mencegah keguguran yang disebabkan oleh faktor lingkungan.
  5. Apa yang akan terjadi selama trimester satu, trimester dua dan trimester tiga.
  6. Bagaimana mempersiapkan persalinan dengan benar. Mempersiapkan persalinan bukan cuma soal fisik saja ya Bu, tapi mental juga harus siap. Kebanyakan Ibu-Ibu hamil khawatir dengan rasa sakit saat melahirkan. Untuk Ibu yang ingin mengurangi rasa sakit saat melahirkan, ada beberapa metode pernafasan bahkan beberapa metode persalinan yang bisa Ibu pilih.
  7. Tindakan operasi Caesar. Ibu hamil perlu tahu kapan dan dalam kondisi seperti apa operasi Caesar HARUS dilakukan dan apa saja resikonya. Ini untuk menghindari potensi kesalahpahaman dengan dokter yang membantu persalinan Ibu nantinya.
  8. Tips-tips khusus mengurangi rasa sakit saat melahirkan.
  9. Resiko-resiko selama kehamilan dan resiko-resiko saat persalinan, beserta bagaimana cara agar resiko-resiko tersebut tidak terjadi.


Buku Harian

 

hadiah untuk ibu hamil | perlengkapan bayi | buku tentang kehamilan | buku harian | perhiasan | pakaian dalam
Buku harian mungkin bisa menjadi tempat curhat bagi para ibu hamil. Mereka dapat menulis semua pengalaman mereka ketika hamil dan membacanya kembali di kemudian hari. Kenangan itu akan melekat seumur hidup mereka. Berikut beberapa hal positif yang didapat seorang ibu hamil yang menulis kenangannya pada buku harian :
  1. Mengurangi Stress. Stress yang tidak disalurkan maupun diekspresikan dapat membahayakan tubuh maupun pikiran karena pengaruhnya terutama pada kesehatan tubuh yang besar. Jika seseorang sedang stress atau memiliki banyak beban pikiran, menyalurkannya dalam bentuk tulisan di buku harian dapat menjadi kegiatan yang tepat. Karena menulis di buku harian menjadi sangat personal, kita dapat dengan bebasnya menyalurkan perasaan dan juga curahan amarah dan lain sebagainya. Cara ini dinilai jauh lebih baik daripada memendam masalah dan menyalurkan ke berbagai hal yang negatif.
  2. Menyimpan Memori. Pernah menemukan dan membaca buku harian anda saat  masih kecil dulu? Kita tentu akan teringat oleh kejadian yang saat itu terjadi lewat tulisa-tulisan anda dulu. Selain untuk mengurangi stress, menulis di buku harian juga dapat menjadi alat yang tepat untuk menyimpan memori dan kenangan. Tak salah jika kemudian buku harian juga dapat dijadikan sumber sejarah beberapa kejadian di masa lampau.
  3. Sumber Inspirasi. Terkadang inspirasi datang begitu tiba-tiba dan juga dapat hilang dan terlupakan dengan cepat. Buku harian dapat menjadi media sumber inspirasi anda. Saat anda terinspirasi akan suatu hal dan memiliki ide-ide yang tiba-tiba terpikirkan, tulislah pada buku harian anda, dari situ pula ide-ide itu dapat berkembang dan terwujud.
  4. Target Hidup. Berkhayal? Dalam buku harian anda bebas bermimpi dan berkhayal akan rencana-rencana di masa depan, maupun target jangka penden yang ingin anda lakukan. Tulis target-target hidup anda pada buku harian dan jadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk meraih mimpi-mimpi anda.
  5. Tempat Pembelajaran Hidup. Semua orang pasti pernah mengalami kejadian buruk yang tak dapat terlupakan. Saat anda mengalaminya, tuangkan dalam tulisan-tulisan anda dan dengan begitu, suatu saat anda akan membacanya kembali dan mengambil pelajaran berharga dari kejadian tersebut.
  6. Melatih Otak Kiri. Menulis diari membutuhkan konsentrasi dan ingatan yang tajam akan kejadian-kejadian yang terjadi. Hal tersebut dapat melatih otak kiri anda dimana anda akan terus melatih untuk menulis, merangkai kalimat-kalimat, mengingat dan berkreasi.


Perhiasan

 

hadiah untuk ibu hamil | perlengkapan bayi | buku tentang kehamilan | buku harian | perhiasan | pakaian dalam
Wanita menyukai perhiasan dan sangat senang berdandan. Jadi, Anda mungkin bisa membelikan cincin atau sepasang anting-anting baru yang indah untuk teman atau saudara Anda. Walaupun begitu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil dalam memakai perhiasan. Menurut dokter, perhiasan emas sebaiknya diganti dengan perak yang memiliki dampak positif bagi sistem saraf.

Hal lain yang diingatkan ahli kesehatan adalah tidak memakai cincin yang terlalu kecil hingga dapat memberi tekanan pada jari. Jangan remehkan hal ini karena pemakaian cincin sempit yang terlalu lama dapat menyebabkan gangguan sistem kapiler. Jika Anda tidak nyaman saat memakai perhiasan, terutama yang terbuat dari bahan tambang, segera lepaskan!



Pakaian Dalam


hadiah untuk ibu hamil | perlengkapan bayi | buku tentang kehamilan | buku harian | perhiasan | pakaian dalam
Karena adanya perubahan bentuk tubuh, wanita hamil tentu membutuhkan pakaian dalam baru. Celana dalam khusus untuk ibu hamil sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Anda cukup membeli beberapa celana dengan bahan yang nyaman dipakai dan dengan ukuran yang lebih besar. Katun akan lebih baik untuk semua pakaian dalam, terutama bila anda banyak berkeringat, selain itu juga dapat mencegah timbulnya infeksi vagina.

Pada kehamilan akhir ibu hamil membutuhkan bra dua nomor lebih besar dari yang biasa, selain itu lingkar dada akan membesar sekita 8 hingga 10 cm. Bra harus membantu menahan payudara tanpa menekan puting, dan talinya harus cukup lebar sehingga tidak menyakiti bahu ibu hamil.

Tali bra elastis sebaiknya tidak dipakai karena kurang bisa menahan dengan baik. Payudara tidak berisi jaringan otot, sehingga bila mengendur selama kehamilan, tidak akan dapat kembali seperti semula. Bra yang bagus juga dapat menghindari terjadinya guratan bekas regangan. Menjelang persalinan, bila payudara membesar dan terasa berat,tak ada salahnya memakai bra saat tidur. Ada pula bra yang dirancang khusus untuk ibu-ibu menyusui yang dapat dikenakan saat mengandung dan setelah melahirkan. Bagian depannya dapat dibukan untuk menyusui, sedang bagian belakangnya dapat disesuaikan sesuai dengan lingkar dada ibu hamil.

Mengingat hal diatas, ini adalah waktu yang tepat untuk membelikan ibu hamil satu set pakaian dalam yang berukuran agak besar.

Anda bisa memberikan salah satu dari lima hadiah di atas untuk membahagiakan wanita hamil. Mereka pasti senang saat menerima hadiah spesial dari Anda. Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai masalah seputar ibu hamil, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Tuesday, January 28, 2014

Tanda-Tanda Kehamilan : Mual Saat Hamil

mual saat hamil | tanda tanda kehamilan | mengatasi mual saat hamil
Salah satu tanda-tanda kehamilan adalah rasa mual saat hamil. Hamil identik dengan mual dan muntah. Walau secara umum terjadi dan harus dimaklumi, mual cukup merepotkan apalagi jika terjadi setiap hari bahkan setiap pagi. Jika ada ibu hamil yang tidak mual dan muntah ini disebabkan mereka kebal terhadap efek hormon kehamilan.

Tingkat mual bervariasi ada yang mual sesekali, misalnya di pagi hari saja, ada juga yang sering terjadi di setiap jamnya. Mual yang terjadi di awal kehamilan ini sebetulnya akan hilang dengan sendirinya seiring usia kehamilan. Mual dan muntah akan berhenti di usia kehamilan antara minggu ke-12 dan minggu ke-14.

Seorang ahli kandungan menyatakan kondisi mual dan muntah malah merupakan kondisi yang menyatakan kehamilan dalam tingkat yang baik karena artinya hormon HCG meningkat dan tingkat hormon HCG tinggi menunjukkan bahwa kondisi kehamilan sedang mengalami perkembangan yang baik. Ibu hamil yang alami rasa mual memiliki risiko keguguran yang rendah, karena produksi hormon progesteron untuk bakal bayi sangat banyak. Hormon progesteron adalah salah satu hormon yang mengalami perubahan, karena jumlah produksinya meningkat, namun ini menyebabkan janin menjadi kuat.

Keluhan ini paling parah biasanya muncul di pagi hari saat perut ibu dalam keadaan kosong dan terjadi peningkatan asam lambung. Namun, rasa mual bisa saja muncul pada siang, sore, atau malam hari, bergantung pada kondisi ibu yang satu sama lain tentu berbeda-beda.

Perubahan metabolisme tubuh di awal ke hamilan menyebabkan proses pengosongan lambung berlangsung lebih lambat, sehingga menyebabkan perut terasa penuh dan memunculkan rasa mual.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan itu, setiap ibu dapat melakukan siasat berdasarkan kebiasaan masing-masing. Ibu yang suka biskuit sebaiknya selalu punya persediaan sekotak biskuit di rumah atau di dalam tas ketika sedang bepergian. Untuk mengurangi mual pagi hari, makanlah biskut kraker sesaat setelah bangun sebelum turun dari tempat tidur.

Pilihan lain tentu saja boleh disesuaikan dengan selera, misalnya minum air jahe yang dapat mengurangi rasa mual, makan roti tangkup keju panggang, minum air jeruk, atau makanan ringan lain yang disukai.

Kalau ibu lebih suka camilan buah, hati-hati dengan buah yang rasanya asam dan bumbu rujak yang pedas karena justru dapat merangsang  peningkatan asam lambung.  Buah  asam seperti mangga muda memang enak dimakan dengan bumbu rujak yang pedas ketika perut terasa mual atau penuh.  Sedapat mungkin, buah asam dan bumbu pedas  tidak dikonsumsi saat perut kosong untuk mencegah peningkatan asam lambung.

Walau demikian bisa saja mual dan muntah yang parah bisa juga mengindikasikan kehamilan yang tidak normal akibat plasenta berkembang menjadi kista yang abnormal sehingga kehamilan yang tidak dapat bertahan.

Baik normal ataupun tidak normal, mual dan muntah sering kali menyebabkan ibu hamil kehilangan berat badan dan cairan tubuh.



mual saat hamil | tanda tanda kehamilan | mengatasi mual saat hamil

Tips Mengatasi Mual Saat Hamil

 

Nah, lantas, bagaimana mengatasi mual pada saat hamil agar tidak membahayakan tubuh dan janin yang dikandung? Berikut beberapa tips mengatasi mual saat hamil :
  1. Tetap mengkonsumsi makanan bergizi. Ketika Anda makan, usahakan dalam porsi kecil namun sering (terjadwal). Porsi yang banyak hanya akan membuat Anda mual. Anda selang seling dalam konsumsi makananannya, setelah makan buah lalu makan sayur begitu seterusnya. Pilih makanan dengan nutrisi yang dibutuhkan untuk memberikan manfaat lebih selama kandungan apalagi di trimester pertama untuk memperkuat janin anda.
  2. Kondisi mual dan muntah jangan menghambut nafsu makan Anda, justru semakin mual Anda harus semakin mengkonsumsi makanan terutama makanan yang tinggi karbohidrat dan protein sehingga lambat laun mual muntah Anda hilang.
  3. Konsumsilah buah dan sayuran berserat.
  4. Siapkan camilan segar seperti buah-buahan.
  5. Ketika anda bangun pagi jangan langsung beranjak dari tempat tidur ada baiknya anda melakukan beberapa menit untuk duduk dan bangun secara perlahan. Beberapa wanita yang sedang hamil melakukan cara mengatasi morning sickness dengan menyediakan beberapa biskuit sebelum beranjak di tempat tidurnya untuk mengurangi mual yang berlebih di pagi hari. Sehingga hal yang terbaik untuk anda yang tidak terbiasa dengan makanan langsung setelah bangun pagi adalah memberikan jeda istirahat terlebih dahulu.
  6. Hindari makanan berlemak, berminyak, dan pedas. Ketiga jenis makanan itu akan memperburuk rasa mual Anda. Meskipun dirasa sudah membaik ketika siang hari bukan berarti anda dapat memberikan asupan makanan tanpa kontrol disiang hari, mengingat selama masa kehamilan sangat diperlukan pemilihan makanan yang justru akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Makanan pedas dan berlemak selain menggangu pencernaan juga akan menggangu anda karena memicu morning sickness.
  7. Minumlah air putih minimal 2 liter setiap hari agar tidak terjadi dehidrasi yang disebabkan oleh muntah yang terus menerus.
  8. Konsumsi minuman segar alami seperti jus buah apel, stobery, atau mangga. Jus ini selain menyehatkan juga membuat tubuh Anda lebih fit.
  9. Vitamin kehamilan kadang memperburuk rasa mual, tapi anda tetap memerlukan folat untuk kehamilan anda ini. Bila mual muntah sangat hebat, konsultasikan ke dokter anda sehingga dapat diberikan saran terbaik untuk vitamin yang akan anda konsumsi. Dan dokter anda mungkin akan memberikan obat untuk mual bila memang diperlukan.
  10. Vitamin B 6 efektif untuk mengurangi rasa mual pada ibu hamil.  Sebaiknya Konsultasikan dahulu dengan dokter anda untuk pemakaiannya.
  11. Pengobatan Tradisional. Biasanya orang menggunakan jahe dalam mengurangi rasa mual pada berbagai pengobatan tradisional. Penelitian di Australia menyatakan bahwa jahe dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi. Pada beberapa wanita hamil ada yang mengkonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk menbantu mengatasi rasa mualnya.
  12. Mengkonsumsi permen peppermint. Ibu hamil juga bisa mengurangi rasa mual dengan mengunyah permen pepermint. Seperti halnya jahe, mint memberikan rasa dingin dan segar sehingga mengurangi rasa mual. Selain itu, aroma mint juga sangat menyegarkan.
  13. Istirahat dan relax akan sangat membantu anda mengatasi rasa mual muntah. Karena bila anda stress hanya akan memperburuk rasa mual anda. . Ambilan waktu untuk anda! Cobalah beristirahat yang cukup dan santai, dengarkan musik, membaca buku bayi atau majalah kesayangan anda dll. Hadapilah kehamilan anda dengan kebahagian, karena ini adalah anugerahNya.
  14. Pastikan Ibu hamil memperoleh tidur yang cukup. Pastikan ibu hamil memiliki tidur cukup sehingga keesokan paginya bangun lebih segar. Tidur sangat berhubungan erat dengan kesehatan tubuh, sehingga menjaga kualitas tidur sangat penting agar tubuh tetap segar.
  15. Berada di ruangan dingin. Tetap berada di ruangan dingin akan menjaga suhu tubuh tetap imbang. Ibu hamil mudah merasa kepanasan, dan saat merasa panas rasa mual ini akan semakin meningkat. Untuk itu, buat agar ruangan atau kamar Anda tetap dingin dengan air conditioning atau kipas angin.
  16. Jangan stress karena stress bisa memicu mual lebih hebat.
Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai masalah seputar ibu hamil, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Monday, January 27, 2014

Apakah Ibu Hamil Naik Pesawat Dapat Menyebabkan Keguguran ?

ibu hamil naik pesawat | tips untuk ibu hamil naik pesawat | apakah ibu hamil naik pesawat dapat menyebabkan keguguran
Apakah Ibu Hamil Naik Pesawat dapat Menyebabkan Keguguran ? Ini adalah pertanyaan yang sering kita jumpai di masyarakat luas. Banyak hal yang memang perlu diperhatikan bagi seorang ibu hamil yang akan naik pesawat. Menurut American College of Obstetrician and Gynecologist (ACOG), suatu organisasi dokter spesialis kebidanan dan kandungan di Amerika Serikat, perjalanan sesekali dengan pesawat terbang telah dinyatakan aman bagi seorang wanita dengan usia kehamilan di bawah 36 minggu, dengan syarat tidak memiliki komplikasi di saat hamil atau penyakit penyerta lainnya.

Sumber terpercaya lain adalah dari International Air Transports Association (IATA), sebuah organisasi perdagangan internasional yang terdiri dari maskapai-maskapai penerbangan ternama di dunia. Peraturan dari IATA mengenai kriteria ibu hamil yang diperbolehkan terbang dipertimbangkan dari riwayat kesehatan dan kehamilan sebelumnya, jumlah janin yang dikandung, dan umur kehamilan. Wanita dengan hamil tunggal (hanya 1 janin yang dikandung) tanpa komplikasi diperbolehkan untuk terbang hingga usia kehamilan 36-38 minggu, asal waktu penerbangan tidak lebih dari 4 jam.

Walaupun oleh IATA diperbolehkan hingga 38 minggu, ACOG menyarankan para ibu hamil untuk tidak melakukan perjalanan udara setelah usia kehamilan 36 minggu. Hal ini untuk menghindari jika ada kesalahan dalam perhitungan hari perkiraan kelahiran atau persalinan yang dimulai sebelum harinya.

Komplikasi yang dimaksud adalah komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan itu sendiri maupun keadaan kesehatan calon ibu yang berisiko tinggi sehingga disarankan tidak melakukan perjalanan udara. Yang dimaksud antara lain :
  1. Risiko kelahiran prematur.
  2. Kelainan plasenta.
  3. Tekanan darah atau kadar gula darah yang tidak terkendali.
  4. Penyakit jantung dan pembuluh darah.
Masalah yang dihadapi oleh ibu hamil dalam perjalanan udara dapat berbeda-beda sesuai dengan umur kehamilannya.

Bila umur kehamilannya masih muda atau dalam trimester awal (sampai 12 minggu), masalah yang dihadapi adalah gejala kehamilan seperti morning sickness yang dapat bertambah parah. Akan lebih baik bila membawa kantong plastik ekstra di kabin untuk berjaga-jaga. Demikian pula dengan keluhan hidung tersumbat atau sinusitis ringan, di ketinggian jelajah pesawat terbang, keluhan tersebut dapat bertambah parah.

Dalam umur kehamilan trimester ke-2, bepergian dengan pesawat terbang dirasa paling nyaman. Gejala morning sickness dan risiko keguguran sudah berkurang, dan risiko untuk kelahiran prematur sangat rendah dalam rentang usia kehamilan ini.

Terbang pada umur kehamilan trimester ke-3 masih dikatakan aman selama tidak terlalu dekat dengan hari perkiraan lahir. Namun kemungkinan terjadi kelahiran prematur perlu dipertimbangkan, apalagi bila didapatkan faktor risiko terjadi kelahiran prematur. Sebaiknya ibu hamil yang hendak terbang dalam umur kehamilan trimester ke-3 membawa serta riwayat kesehatan kehamilannya dan diharapkan memiliki kontak medis di tempat tujuan.

Bila selama dalam penerbangan dirasakan kontraksi yang semakin lama semakin sering dan sakit, segera beritahu pramugari. Mereka sudah dilatih untuk menangani keadaan gawat darurat, termasuk menangani penumpang hamil yang hendak melahirkan. Walaupun ada kemungkinan terdapat dokter (atau lebih bagus lagi spesialis kebidanan dan kandungan) yang ikut serta dalam penerbangan dan dapat membantu proses kelahiran, ada kemungkinan pula pesawat melakukan pendaratan darurat di bandara terdekat untuk memastikan ibu yang hendak melahirkan mendapat pertolongan medis yang dibutuhkan.

Hal penting yang juga perlu diperhatikan tanpa memandang umur kehamilan adalah masalah yang berkaitan dengan sirkulasi peredaran darah. Kehamilan sendiri dapat menyebabkan masalah sirkulasi pada setiap wanita, sehingga posisi duduk lama dalam penerbangan dapat meningkatkan risiko pembentukan darah menggumpal (blood clot), yang dapat menjadi fatal.

Selain itu, keamanan yang berhubungan dengan tekanan dalam kabin juga perlu diperhatikan. Saat ini, semua penerbangan komersial telah mengatur tekanan dalam kabin yang setara dengan ketinggian jelajah 5.000 – 8.000 kaki. Untuk ibu hamil yang berasal dari dataran rendah, perubahan ini dapat mempengaruhi kerja tubuh, yaitu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Untuk sebagian besar ibu hamil dengan kesehatan cukup, hal ini tidak menyebabkan masalah. Tapi, bila ada riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah, perubahan ini dapat mengakibatkan masalah serius, sehingga tidak dianjurkan bagi mereka untuk melakukan perjalanan udara.

Berapa pun umur kehamilan yang sedang berjalan saat ini, akan lebih bijaksana bila rencana berpergian dengan pesawat telah didiskusikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan yang berkompeten untuk mengeluarkan pernyataan sang calon ibu aman untuk naik pesawat. Akan lebih bagus pernyataan tersebut disertai dengan surat keterangan tertulis dari dokter yang telah memeriksa, terutama bila umur kehamilan sudah berada dalam trimester ke-3 (lebih dari 28 minggu).


ibu hamil naik pesawat | tips untuk ibu hamil naik pesawat | apakah ibu hamil naik pesawat dapat menyebabkan keguguran

Tips Bagi Ibu Hamil Untuk Menjalani Penerbangan

 

Berikut adalah tips yang dapat membuat penerbangan menjadi lebih nyaman dan aman bagi ibu hamil :
  1. Minumlah air dalam jumlah yang cukup. Tingkat kelembaban dalam kabin pesawat dapat membuat dehidrasi, sehingga mengentalkan darah. Bawalah selalu air minum kemanapun Anda pergi dan minumlah sesering mungkin saat berada di pesawat.
  2. Gunakan stoking. Beberapa dokter atau bidan merekomendasikan ibu hamil menggunakan stocking atau legging untuk meningkatkan peredaran darah. Legging dan stoking juga berguna untuk mencegah pembekuan darah yang dimulai dari kaki.
  3. Gunakan pakaian yang longgar, jangan yang ketat.
  4. Jangan menyilangkan kaki selama perjalanan agar aliran darah lebih lancar dan tidak merasa pegal.
  5. Minta tempat duduk yang longgar (sebaiknya di sisi yang dekat dengan lorong kabin / aisle seat). Hindari tempat duduk di tengah, karena paling sempit dan membuat pergerakan terbatas. Selain itu juga sebagai antisipasi jika ibu hamil sewaktu-waktu perlu ke toilet karena merasa mual.
  6. Tiap jam, usahakan berjalan sebentar di lorong kabin (bila lampu mengenakan seatbelt dipadamkan), dan tiap setengah jam lemaskan kaki, putar pergelangan kaki, dan gerakkan jari-jari kaki. Gerakan ini penting untuk memastikan aliran darah lancar dan mengurangi risiko terbentuk gumpalan darah.
  7. Saat duduk, gunakan sabuk pengaman selama penerbangan karena turbulensi sulit diprediksi. Guncangan akan membuat tubuh dan rahim berguncang. Untuk wanita hamil, risiko cedera karena menggunakan sabuk pengaman dinilai lebih ringan daripada risiko cedera yang dapat terjadi bila tidak mengenakannya. Tempatkan sabuk pengaman pada posisi yang paling nyaman, dapat diletakkan serendah-rendahnya di bawah daerah panggul atau di sekitar tungkai bawah bagian atas.
  8. Jangan mengonsumsi makanan mengandung gas. Tidak disarankan menyantap makanan atau minuman yang mengandung gas (kol, brokoli, atau minuman bersoda) selama melakukan perrjalanan udara. Gas yang terperangkap dalam tubuh akan mendapat tekanan udara sehingga menyebabkan sakit perut dan mual.
  9. Cegah mabuk udara. Jika Anda masih sering merasakan morning sick selama kehamilan, perjalanan udara tidak direkomendasikan. Tanyakan kepada dokter atau bidan dan mintalah obat anti mual.
  10. Secara umum, usia 4-7 bulan merupakan usia kehamilan yang ideal untuk melakukan penerbangan, tentunya dengan kondisi kehamilan yang sehat dan tidak bermasalah. Usia kehamilan terbaik untuk melakukan perjalanan udara adalah selama kehamilan trimester kedua sebelum usia kehamilan 35 minggu (untuk penerbangan internasional) atau sebelum usia kehamilan 36 minggu (untuk penerbangan domestik). Hal ini dilakukan mengingat terdapat peningkatan risiko terjadinya keguguran pada ibu hamil trimester pertama dan risiko kelahiran dalam pesawat pada ibu hamil trimester ketiga.
  11. Sebaiknya mendiskusikan penerbangan Anda dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda untuk memastikan kondisi Anda dan mendiskusikan kapan sebaiknya Anda melakukan penerbangan.
  12. Hindari perjalanan udara yang lama dan terlalu sering terkait peningkatan risiko keguguran pada ibu hamil dengan jam penerbangan rata-rata 74 jam selama satu bulannya.
  13. Hindari bepergian ke daerah-daerah endemis yang memerlukan tindakan imunisasi.
  14. Ketahui letak rumah sakit atau puskesmas ditempat tujuan Anda untuk berjaga-jaga. 
  15. Pastikan anda punya asuransi perjalanan karena tidak semua maskapai mengasuransikan penumpangnya.
Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai masalah seputar ibu hamil, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Thursday, January 23, 2014

Seputar Hipertensi Pada Ibu Hamil

hipertensi pada ibu hamil
Telah banyak dijumpai beberapa kasus hipertensi pada ibu hamil selama proses kehamilan. Terdapat beberapa implikasi berbahaya yang menjadi akibat dari kasus hipertensi selama masa kehamilan ini. Jurnal American Academy of Neurology belum lama ini memuat penelitian yang melihat adanya kaitan antara hipertensi yang dialami ibu hamil dengan tingkat kecerdasan anak yang dilahirkan. Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, peneliti menguji kemampuan kognitif 400 pria di usia 20 tahun. Lantas, mereka diuji lagi saat berusia rata-rata 69 tahun.

Responden yang ibunya mengalami hipertensi semasa hamil tampak mencetak skor lebih rendah di tiap tahapan usia. Mereka juga mengalami penurunan nilai IQ yang lebih besar di usia lanjut. Fenomena itu kemungkinan besar terjadi karena hipertensi berdampak negatif pada kondisi di dalam kandungan sehingga pertumbuhan janin pun terganggu.

Penulis laporan ilmiah tersebut, Katri Raikonen, menjelaskan, hipertensi dan kondisi terkait, seperti preeklampsia, menimbulkan komplikasi pada 10 persen ibu hamil. Kondisi itu dapat memengaruhi kandungan. “Penelitian kami menunjukkan, penurunan kemampuan berpikir di usia senja kemungkinan berasal dari peristiwa di masa janin, saat mayoritas perkembangan fungsi dan struktur otak berlangsung.”

Penelitian tersebut merupakan riset pertama yang menunjukkan kemungkinan efek jangka panjang terhadap kemampuan kognitif. Penelitian lain telah mengungkapkan, anak yang lahir dari ibu yang mengalami tekanan darah tinggi semasa hamil kelak memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung dan stroke. “Penelitian terbaru ini sekaligus menjadi pengingat pen tingnya pemantauan tekanan darah dan terapi hipertensi di masa kehamilan,” komentar Prof Jeremy Pearson dari British Heart Foundation, seperti dikutip bbc.co.uk.

Sementara itu, peneliti dari Mayo Clinic belum lama ini mempresentasikan penelitiannya pada American Society of Nephrology. Mereka mengembangkan alat tes yang dapat memprediksikan kemungkinan terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Pengujian dilakukan dengan melihat keberadaan sel spesifik yang ada di ginjal pada urine 300 responden.

Dari 15 ibu hamil yang mengalami preeklampsia, semuanya positif memiliki sel tersebut pada urinenya. Preeklampsia merupakan kelainan yang terjadi di ujung masa kehamilan dan ditandai dengan naiknya tekanan darah serta kelebihan protein pada urine. “Pengembangan alat tes yang akurat akan sangat bermanfaat,” komentar Ann Marie Barnard selaku ketua pelaksana Kelompok Aksi Preeklampsia.

Berdasarkan pemantauan Kelompok Aksi Preeklampsia, terlihat banyak perempuan yang takut hamil lagi setelah mengalami preeklampsia. Jumlahnya cukup signifikan. Sebanyak 1.500 perempuan menghubungi nomor bantuan yang disediakan kelompok tersebut. Mereka menyatakan kekhawatirannya untuk kembali mengandung karena kandungannya berakhir tragis akibat preeklampsia. “Tetapi, banyak juga yang memilih menjalani kehamilan berikutnya,” ungkap Barnard.


Pemeriksaan Rutin Pada Masa Kehamilan

 

Setiap kali melakukan pemeriksaan rutin kehamilan, ibu hamil pasti akan menjalani pengukuran tekanan darah. Hal ini untuk mengetahui apakah tekanan darah ibu hamil masih dalam batas normal atau tidak. Apalagi, proses kehamilan sering mengakibatkan naiknya tekanan darah pada wanita. Sebabnya, pada saat hamil, tubuh wanita memproduksi lebih banyak darah yang digunakan untuk menjadi media transportasi gizi dan oksigen untuk janin melalui plasenta dan ari-ari.

Dengan meningkatnya volume darah, maka kerja jantung akan meningkat untuk memompakan darah ke seluruh tubuh ibu hamil, termasuk sirkulasi darah pada janin. Dalam keadaan tertentu dimana terjadi penyempitan pembuluh darah, maka kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan darah ibu hamil secara sistemik. Inilah yang menyebabkan terjadinya hipertensi pada ibu hamil. Untuk itu diperlukan pemantauan tekanan darah pada ibu hamil secara teratur dan berkala.


Dua Jenis Tekanan Darah

 

Tekanan darah tinggi, yang dikenal pula sebagai hipertensi, terjadi ketika terdapat peningkatan tekanan pada darah yang dipompakan oleh jantung. Adanya peningkatan tekanan darah ini dapat merusak dinding arteri di pembuluh darah. Akibat selanjutnya, tentu akan mempengaruhi sistem metabolisme tubuh.

Tekanan darah yang normal adalah 120/80 mmHG. Ini berarti, 120mmHG adalah tekanan sistolik dan 80mmHG adalah tekanan diastolik. Sistolik adalah saat jantung berkontraksi dan memompakan darah. Sedangkan pada saat jantung relaksasi dan terjadi pengisian darah ke dalam bilik kiri jantung, disebut tekanan diastolik.

Dua jenis tekanan ini memiliki arti yang sangat penting untuk mengukur tekanan darah. Ibu hamil dinyatakan memiliki tekanan darah tinggi bila tekanan diastolik ≥ 110mmHG pada satu kali pengukuran atau ≥ 90 mmHG pada 2 kali pengukuran setiap 4 jam.

Angka kejadian tekanan darah tinggi atau hipertensi pada kehamilan mencapai 5% dan banyak terjadi pada kehamilan dengan usia ibu dibawah 20 tahun atau kehamilan di atas usia 40 tahun, kehamilan dengan bayi kembar, dan ibu dengan kehamilan pertama.

Berdasarkan pada pendapat American Committee On maternal welfare, hipertensi dalam masa hamil dibatasi sebagai berikut :
  1. Kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah yang angkanya di atas 30.20 mmHg jika dihitung dari nilai sebelum wanita hamil atau dikenal dengan istilah nilai transver pertama.
  2. Kondisi dimana nilai tekanan darah absolute pada ibu melebihi angka 140/90 mmHg dalam setiap tingkatan atau stadium kehamilan.
 

Klasifikasi Hipertensi Dalam Kehamilan

 

Pada dasarnya terdapat 4 jenis hipertensi yang umumnya terdapat pada saat kehamilan, yaitu :
  1. Hipertensi Kronik, yaitu kondisi yang muncul sebelum hamil atau ada di saat umur kehamilan belum masuk ke dalam minggu ke-20.
  2. Hipertensi Gestasional. Merupakan jenis hipertensi yang muncul setelah umur kehamilan mencapai usia minggu ke 20 atau juga pada awal masa nifas namun tidak disertai dengan preeklamsia. Kondisi tersebut tak lain adalah hipertensi kronis yang tak terlihat dan berpotensi muncul lagi pada kehamilan wanita yang berikutnya.
  3. Hipertensi Pre-eklampsi adalah jenis hipertensi yang muncul di usia lebih dari 20 minggu dan kehadirannya disertai dengan edema juga protenuria.
  4. Hipertensi Preeklamsia Superimpose yaitu gejala yang diderita ibu hamil dengan hipertensi kronik namun disertai dengan penyakit ginjal.

Pertanda Preeklamsia

 

hipertensi pada ibu hamil
Ada dua penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi, yaitu hipertensi esensial (primer) dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat, stress, mengkonsumsi garam dan makanan berpengawet secara berlebihan, merokok, kebiasaan minum minuman yang mengandung alkohol dan kafein, serta pola makan tidak sehat yang mengakibatkan timbunan lemak dan kelebihan berat badan. Sedangkan hipertensi sekunder disebabkan adanya gangguan ginjal atau jantung.

Tekanan darah tinggi pada kehamilan bisa jadi merupakan pertanda preeklamsia bila usia kehamilan menginjak 20 minggu ke atas. Disamping hipertensi, ada beberapa tanda lain yang dapat dijadikan indikasi ibu hamil menderita preeklamsia, yakni : kenaikan berat badan serta pembengkakan pada kaki, jari tangan, dan muka. Kenaikan berat badan yang dimaksud yaitu jika mencapai 1 kg dalam seminggu dan berlangsung beberapa kali.

Sebagai indikator adanya preeklamsia atau tidak, umumnya dilakukan pemeriksaan urine untuk melihat adanya protein atau tidak di air seni. Konsentrasi protein dalam urine yang melebihi 0,3 g/liter tergolong preeklamsia.

Terdapat dua jenis preeklampsia yaitu :
  1. Preeklampsia Ringan, bila tidak ditemukan adanya tanda preeklampsia berat.
  2. Preeklampsia Berat, bila satu atau lebih kriteria di bawah ini terpenuhi : 
  • Tekanan darah sistolik > 160 mmHg atau diastolik > 110 mmHg dalam dua kali pengukuran dengan jarak 6 jam.
  • Proteinuri sebesar 5 g/24 jam atau +3 atau lebih pada pengukuran semikuantitatif.
  • Olguria, produksi urin kurang dari 500 cc/24 jam.
  • Gangguan serebral atau penglihatan, gangguan kesadaran, nyeri kepala, skotoma.
  • Edema paru.
  • Nyeri epigastrium atau kuadran kanan atas.
  • Gangguan fungsi hati tanpa adanya etiologi lain.
  • Trombositopenia.
  • Pertumbuhan janin terhambat.

Tetap Aman Meski Hipertensi


hipertensi pada ibu hamil
Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan janin memiliki berat badan yang rendah dan berpeluang dilahirkan premature alias sebelum waktunya. Bila tidak, nyawa ibu hamil ataupun si bayi bisa menjadi korban. Di sisi lain, persalinan prematur juga memiliki resiko sangat tinggi pada kesehatan bayi karena paru-parunya belum matang serta perkembangan organ-organ lain dan otaknya pun belum sempurna.

Namun demikian, ibu hamil yang mengalami hipertensi tidak perlu khawatir karena hipertensi saat hamil dapat diatasi. Penanganan hipertensi dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua, yaitu penanganan terhadap tekanan darah tinggi ibu itu sendiri, dan penanganan terhadap janin yang akan dilahirkan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mereduksi hipertensi pada ibu hamil :
  1. Mengkonsumsi obat penurun tekanan darah tinggi, yang sudah diberikan oleh dokter, secara teratur.
  2. Mengurangi aktivitas fisik yang melelahkan, seperti melakukan perjalanan jauh, pekerjaan rumah tangga yang berat, dan yang rawan stress.
  3. Mencermati makanan yang dikonsumsi. Batasi pemakaian natrium atau garam dalam makanan untuk ibu hamil.
  4. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur ke tenaga kesehatan (dokter atau bidan). Lakukan pemeriksaan sekali sebulan sampai dengan usia kehamilan mencapai 7 bulan. Kemudian, 2 minggu sekali ketika usia kehamilan mencapai 28 – 36 minggu dan seminggu sekali setelah usia kehamilan mencapai 36 minggu.

Cara Mencegah Hipertensi Pada Ibu Hamil


Sebenarnya, tekanan darah tinggi atau hipertensi pada ibu hamil dapat dihindari. Caranya, terapkan pola hidup sehat. Mulailah dengan mencermati makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil. Hindari makanan yang menjadi pencetus darah tinggi, seperti : banyak mengandung natrium atau garam. Ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan panduan gizi yang seimbang. Ada beberapa bahan makanan yang dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi, seperti cokelat (minimal mengandung 72% dark chocolate), buah jeruk danpisang, serta ikan.

Ibu hamil juga harus mendapatkan cukup istirahat dan berolah raga demi menjaga kebugaran tubuh. Olah raga yang disarankan adalah berenang dan jalan sehat karena tidak terlalu melelahkan. Selain itu, hindari minuman beralkohol dan merokok. Alkohol berpotensi menyebabkan tekanan darah meningkat. Begitu pula nikotine yang terdapat pada rokok dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Nikotine dapat menjadi pemicu kerusakan arteri endotel yang menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah. Penyumbatan inilah yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung.

Stress juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Saat stress, produksi andrenalin oleh tubuh meningkat sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi.

Dan yang paling penting ialah, lakukan kontrol yang rutin terhadap kehamilan pada ibu. Dengan melakukan pemeriksaan rutin, ibu hamil dapat segera mengetahui bila terjadi perubahan negatif pada kehamilannya.

Jika ibu hamil membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Tuesday, January 21, 2014

Varises Vagina Pada Ibu Hamil

Varises Vagina Pada Ibu Hamil
Agak aneh mendengarnya, varises vagina pada ibu hamil. Yang kita tahu selama ini varises terjadi di kaki atau di tangan bukan ? Nyatanya varises di vagina juga ada, tepatnya terjadi di labia mayora.

Vagina mempunyai beberapa bagian yaitu bagian terluar yang berbentuk dua bibir besar disebut labia mayora. Di balik bibir terluar ada bibir dalam yang lebih tipis, disebut labia minora. Pada pangkal depan labia minora terdapat bagian sensitif yang disebut klitoris. Pada bagian dalam bibir tersebut juga terdapat dua buah saluran yaitu yang depan adalah saluran kencing dan yang belakang adalah saluran reproduksi yang disebut vulva. Vulva ini berhubungan dengan rahim. Sering kali vulva inilah yang disebut vagina.

Ciri-ciri varises pada vagina adalah permukaan pada labia mayora tampak tidak rata, ada tonjolan-tonjolan yang berkelok-kelok dan berwarna agak kebiruan. Kadang etrlihat seperti sekumpulan urat.

Varises ini paling sering timbul pada saat kehamilan sedang berlangsung. Sekitar 20-30% ibu hamil mengalami varises. Untungnya varises pada vagina jarang menimbulkan masalah serius pada ibu hamil dan tidak mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandungnya. Keluhan yang ada, hanyalah rasa pegal-pegal di sekitar organ intim.

Apa yang menyebabkan varises vagina pada ibu hamil ? Rupanya peningkatan hormon progesteron selama masa kehamilan membuat dinding pembuluh darah membesar dan melebar hingga menonjol ke permukaan bibir vagina (terjadi peningkatan elastisitas dinding pembuluh darah, sehingga dinding pembuluh darah baik arteri maupun vena makin lentur). Alasan lain, terutama pada masa akhir kehamilan, janin telah mengisi rongga panggul terbendung dan menyebabkan varises di bibir vagina (biasanya terjadi pada kehamilan trisemester akhir atau usia kehamilan di atas 32 minggu).

Umumnya varises terjadi pada bumi usia tua, karena dapat menyebabkan lemahnya dinding pembuluh darah vena, sehingga katub-katubnya pun ikut melemah. Varises jarang terjadi pada bumi usia muda, jika tidak ada faktor keturunan dan pola hidup yang memicu terjadinya varises tersebut. Risiko terjadinya varises di vagina akan semakin besar jika ibu hamil tergolong gemuk, punya riwayat varises sebelumnya, asupan nutrisinya kurang serat, serta kurang beraktivitas.


Tujuh Faktor Penyebab

 

Varises bisa terjadi pada pria maupun wanita, namun lebih sering pada wanita, karena wanita memiliki jaringan kulit lebih lunak dan ditambah dengan gangguan hormonal yang lebih tinggi ketika mengalami pubertas dan kehamilan. Adapaun penyebab varises lainnya adalah :
  1. Kehamilan. Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil membuat kaki semakin terbebani. Akibatnya, aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat dan terjadilah varises.
  2. Paritas Yang Tinggi. Ibu hamil yang mempunyai riwayat melahirkan anak banyak atau multipara juga mudah mengalami varises, karena wanita yang sering melahirkan cenderung memiliki otot-otot panggul yang lemah sehingga menyebabkan terjadinya pelebaran pada pembuluh darah.
  3. Faktor Keturunan. Kemungkinan besar, faktor keturunan menjadi penyebab terjadinya varises pada wanita usia muda. Sedangkan pada wanita yang sudah berusia, terjadi akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan.
  4. Kurang Bergerak Dan Berdiri Terlalu Lama. Kurang bergerak akan menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal. Sedangkan berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila pekerjaan yang dilakukan mengharuskan banyak berdiri, maka usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis atau diam, melainkan tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat. Hal itu agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.
  5. Merokok. Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.
  6. Kolesterol Dan Diabetes. Penderita kolesterol tinggi dan penderita diabetes mudah mengalami varises, karena kedua penyakit tersebut berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, dimana kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang dialami dapat memicu terjadinya varises.
  7. Memakai Sepatu Hak Tinggi. Pemakaian sepatu dengan hak yang terlalu tinggi bisa membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah menjadi tidak maksimal.

Apakah Varises Vagina Dapat Dicegah ?

 

Berikut adalah cara-cara yang dapat ditempuh ibu hamil, agar dapat mengurangi risiko terjadinya varises vagina :
  1. Melakukan Senam Hamil. Senam hamil dapat meningkatkan kebugaran dan ketenangan pikiran ibu hamil. Tubuh yang relaks akan memperlancar aliran darah, dan pada akhirnya dapat menghindari munculnya varises vagina. Lakukanlah senam hamil secara rutin dan terprogram sehingga kehamilan bisa berjalan lebih aman dan nyaman.
  2. Mengkonsumsi Makanan Bergizi Seimbang. Tujuannya supaya ibu hamil lebih sehat, otot dan dinding pembuluh darahnya lebih kuat dan sehat sehingga tidak timbul varises.
  3. Tetap Melakukan Aktivitas Keseharian. Lantaran penyesuaian hormon dan pertambahan berat badan, ibu hamil mungkin jadi malas beraktivitas, lebih senang tiduran, nonton TV, atau memantau media sosial. Padahal posisi statis dalam waktu yang lama dapat mengganggu kelancaran peredaran darah, terutama aliran darah yang kembali ke jantung. Aliran yang tersendat inilah yang memunculkan varises. Jadi, beraktivitaslah secara normal dan sehat seperti biasa. Tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi kehamilan, seperti tidak mengangkat beban terlalu berat, bergerak terlalu cepat, beraktivitas terlalu letih, dan sebagainya. Dengan berkativitas normal dan sehat, ibu hamil akan merasa lebih bugar dan sehat.
  4. Angkat Kaki Di Atas Bantal. Posisi tubuh tertentu dapat melancarkan aliran darah balik ke jantung. Tidur dalam posisi terlentang atau miring, misalnya. Letakkan kaki di atas bantal. Posisi kaki yang lebih tinggi daripada bagian tubuh yang lain akan membantu melancarkan aliran darah sehingga memperkecil munculnya varises vagina. Selain itu, posisi tidur sebaiknya tidak dalam satu posisi saja melainkan harus berganti-ganti. Dengan miring ke kanan, meluruskan kaki, menekuk sedikit kaki, dan sebagainya.
  5. Menggunakan Sepatu Yang Nyaman. Sepatu yang nyaman (tidak sempit atau terlalu pas di telapak kaki) membantu menjaga kelancaran peredaran darah sehingga bisa meminimalkan risiko penyumbatan darah. Selain itu, sepatu yang nyaman penting untuk menjaga keseimbangan tubuh, menghindari sakit dan pegal pada kaki, serta memudahkan ibu hamil untuk melangkah.

Apakah Kelahiran Harus Caesar Karena Varises Pada Vagina ?

 

Meski varises vagina tak membahayakan kehamilan, di kala proses persalinan ada kemungkinan pembuluh darah mengalami sobek yang kemudian memicu terjadinya robekan pada vagina. Jika itu terjadi, dokter harus menghentikan perdarahan dan memperbaiki jaringan di sekitarnya. Umumnya dokter kandungan telah terlatih menghadapi kasus tersebut.

Perlukah operasi caesar untuk mencegah perdarahan akibat varises vagina ? Kondisi tersebut bukan kondisi mutlak untuk dilakukannya persalinan secara caesar. Lagi pula seperti kita ketahui, tindakan operasi pun menyimpan risiko tersendiri. Meskipun begitu, seorang ibu hamil harus selalu waspada. Jika ibu hamil merasakan adanya benjolan di seputar vagina, harus benar-benar dicek bagian dalam dan luarnya. Biasanya, semakin tua usia kehamilan, varises akan semakin parah, karena bendungan dari rahim yang kian besar semakin kuat. Apalagi jika sebagian kepala janin sudah turun ke rongga panggul, aliran darah dari bawah ke atas semakin tidak lancar. Walhasil, varises semakin membesar dan bertambah parah.

Risiko varises semakin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari dua kali. Juga pada wanita hamil usia di atas 40 tahun. Sebabnya, arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang dialami bumil, berdampak pada dinding pembuluh darah yang kehilangan daya lentur atau elastisitasnya. Kekakuan ini akan menghambat aliran vena sehingga memudahkan varises muncul.

Bila varisesnya masih ringan, bumi dengan varises vagina masih dapat menjalani persalinan dengan normal. Namun apabila terdapat banyak varisesnya atau diderita cukup berat, sebaiknya melahirkan dengan cara caesar. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasikan risiko pecahnya dinding pembuluh darah akibat trauma atau laserasi jalan pada saat bayi lahir. Karena dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu dan janinnya juga.

Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai seputar masalah kehamilan, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Wednesday, January 8, 2014

Manfaat Kacang Hijau Untuk Ibu Hamil

manfaat kacang hijau untuk ibu hamil
Sudah menjadi keharusan bagi seorang wanita yang sedang mengandung, untuk memperhatikan manfaat kacang hijau untuk ibu hamil. Pada saat masa kehamilan, kebutuhan akan gizi dan nutrisi bagi seorang wanita akan meningkat. Hal ini bukan berarti seorang ibu hamil harus melipat gandakan makanannya. Hal yang terpenting untuk diperhatikan ialah kualitas dari makanan yang dikonsumsi dan bukan kuantitasnya.

Sering mengkonsumsi kacang hijau akan berdampak positif bagi kehamilan. Hal ini karena kacang hijau merupakan alternatif makanan yang baik bagi ibu hamil karena banyak mengandung protein, lemak tak jenuh, vitamin B, vitamin E, zat besi, serat dan juga asam folat. Seperti yang sudah umum kita ketahui, seorang ibu hamil sangat membutuhkan zat asam folat. Zat asam folat terkandung di dalam setiap butir kacang hijau.

Asam folat sangat diperlukan oleh ibu hamil karena dapat menghindari lahirnya bayi yang cacat. Selain itu asam folat juga diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan bayi. Hal ini karena asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan pertumbuhan saraf pada janin di dalam kandungan.

Asam folat sangat baik untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan bahkan sebelum kehamilan. Selain kegunaan yang telah disebutkan diatas, asam folat juga menghindarkan dari terjadinya bayi kelainan jantung, bibir sumbing dan berbagai kecacatan lainnya.
 

 

Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan Secara Umum

 

manfaat kacang hijau untuk ibu hamil

Pada kacang hijau terdapat kandungan kalsium dan fosfor yang dapat merangsang pertumbuhan tulang dan memperkuat struktur tulang. Kacang hijau juga mengandung protein yang sangat tinggi yaitu sekitar 24%.

Kandungan lemak tak jenuh dalam kacang hijau sangat bermanfaat bagi kesehatan dan sangat berguna bagi kesehatan jantung. Karena lemaknya yang tak jenuh maka kacang hijau aman dikonsumsi oleh orang yang sangat sensitif terhadap kenaikan berat badan yang berlebihan, seperti misalnya ibu hamil atau orang yang memiliki masalah dengan berat badan (gejala obesitas).

Selain itu, kacang hijau adalah makanan dan diet sehat bagi ibu hamil, karena dalam 100 gram kacang hijau terkandung energi (327 kkal), protein (16,1 gr), lemak (0,8 gr), karbohidrat (64,2 gr), serat (3,7 gr), vitamin B1 (0,72 mg), vitamin B2 (0,45 mg), vitamin C (3,0 mg), kalsium (108 mg), fosfor (327 mg), zat besi (5,5 mg), magnesium (161 mg), tembaga (0,82 mg) dan seng (3,3 mg).

Secara umum berikut nutrisi yang terkandung di dalam kacang hijau :
  1. Asam Folat. Asam folat dapat menurunkan resiko bayi lahir dengan kondisi cacat, menurunkan resiko penyakit jantung, membantu metabolisme protein dalam tubuh, membantu proses pembentukan sel darah merah, dan membantu pertumbuhan sel dalam tubuh.
  2. Tiamin. Tiamin berfungsi untuk memastikan sistem saraf dalm tubuh berfungsi dengan benar.
  3. Tembaga. Berfungsi untuk penyerapan zat besi dan proses metabolisme protein dalam tubuh.
  4. Kalium. Berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa dalam darah dan untuk menjaga kontraksi otot agar jantung dapat berfungsi dengan baik dan normal.
  5. Zat Besi. Zat besi berfungsi untuk pembentukan hemoglobin yang berguna dalam menyalurkan oksigen dari paru-paru ke seluruh sel-sel di dalam tubuh. Zat besi juga berguna untuk pembentukan enzim yang berperan dalam memperlancar metabolisme dan pembentukan energi. Hal ini sangat membantu daya tahan tubuh terhadap penyakit dan stress mental.
  6. Mangan. Zat mangan bersifat antioksidan dan berfungsi dalam metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Selain itu zat mangan juga dibutuhkan bagi organ otak dan sistem saraf tubuh.
  7. Seng. Seng sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan dalam tubuh, pertumbuhan dan perbaikan jaringan. Zat seng juga dibutuhkan dalam mengatasi gangguan infertilitas pada pria.
  8. Protein. Dibandingkan dengan daging, kacang hijau memang masih kalah dalam hal kandungan proteinnya (daging 7gr/ons berbanding dengan 3,16gr/ons pada kacang hijau). Hanya saja kacang hijau mempunyai keunggulan yaitu memiliki kandungan lemak jenuh yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan daging.
  9. Magnesium. Magnesium berfungsi untuk membantu pembuluh arteri dan vena untuk lebih rileks dan membantu meningkatkan aliran darah, oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh manusia. Kekurangan magnesium dapat berakibat pada kegagalan jantung (sakit jantung).
manfaat kacang hijau untuk ibu hamil
Selain zat-zat diatas, kacang hijau juga banyak mengandung fosfor dan serat. Banyaknya nutrisi yang terkandung dalam kacang hijau menawarkan banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh darinya. Hal ini menjadikan kacang hijau sebagai sumber bahan makanan yang sangat penting bagi ibu hamil.

Secara umum, banyak mengkonsumsi kacang hijau dapat mengurangi resiko :
  1. Kolesterol. Kacang hijau mengandung rendah kolesterol dan tinggi dalam serat makanan terlarut. Serat makanan mengacu pada partikel makanan tertentu yang tidak dapat dicerna. Serat makanan terbagi dalam dua bentuk: larut dan tidak larut. Bentuk serat tidak larut dalam menormalkan pergerakan feses, tetapi tidak efektif menurunkan tekanan darah. Serat larut saat dicampur dengan air di dalam saluran pencernaan akan membentuk bahan seperti gel, yang membantu dalam mendukung fungsi-fungsi esensial tubuh. Makanan yang kaya akan serat larut dapat membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dengan mendorong produksi reseptor LDL yang bertanggung jawab untuk menghilangkan kelebihan kolesterol LDL dari aliran darah. Dianjurkan untuk mengkonsumsi 10 sampai 25 g serat larut per hari untuk mengurangi jumlah kolesterol LDL. Kacang hijau mengandung 1,9 g serat makanan total per cangkir. Kacang hijau dapat dikombinasikan dengan makanan lain yang kaya serat makanan untuk lebih menurunkan kadar kolesterol LDL.
  2. Diabetes. Kacang hijau memiliki indeks glisemik makanan yang rendah, yang berarti kacang adalah makanan ramah diabetes. Makanan glisemik rendah mendukung kadar gula darah yang sehat. Orang yang makan makanan yang memiliki indeks glikemik rendah cenderung memiliki tingkat lemak tubuh total yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi makanan tinggi glisemik, seperti roti tawar dan softdrink. Dalam studi terbaru, kacang hijau berperan mengurangi glukosa darah, plasma C-peptida, glukagon dan tingkat urea nitrogen dalam darah non-manusia tipe-2 penderita diabetes. Dalam studi tersebut, kecambah kacang hijau dan mantel biji kacang hijau dikonsumsi untuk total lima minggu sebelum mencapai kesimpulan.
  3. Keluhan Pasca Menopause. Kacang seperti berbagai kacang hijau mengandung nutrisi isoflavon. Isoflavon membantu mengatur aktivitas hormonal. Isoflavon termasuk kelas phytoestrogen, membuat kacang hijau bersifat estrogenik alami. Kacang hijau mengandung sekitar 495,1 ug konten fitoestrogen, membuat kacang hijau merupakan sumber fitoestrogen.
    Dalam uji coba 12-minggu, fitoestrogen ditunjukkan untuk mengurangi hot flashes (rasa panas) pada perempuan menopause yang sering mengganggu. Konsumsi 90 mg per hari akan mendapat manfaat fitoestrogen wanita pasca-menopause dalam mencegah dampak buruk dari osteoporosis dengan merangsang pembentukan tulang.
  4. Kanker Payudara. Kacang hijau dan jenis kacang lainnya mengandung protease inhibitor. Protease inhibitor memperlambat replikasi sel-sel kanker tertentu termasuk yang ditemukan pada kanker payudara. Protease inhibitor dikenal untuk memblokir dan mencegah pembentukan sel tumor.

Manfaat Air Rebusan Kacang Hijau

 

manfaat kacang hijau untuk ibu hamil

Perlu anda ketahui jika khasiat dan manfaat makanan yang bernama latin vigna radiata ini tidak hilang meski dimasak/direbus sampai pecah. Rasa air rebusan / sari kacang hijau ini sangat lezat serta banyak mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral.

Selain banyak mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral, sari kacang hijau juga memiliki khasiat untuk dapat menyembuhkan penyakit seperti radang ginjal, tekanan darah tinggi, impotensi, muntaber, TBC paru-paru, keracunan (alkohol, pestisida, timah hitam), penyakit beri-beri, melancarkan pencernaan dan lain- lain.

Berikut cara membuat sari kacang hijau :
  1. 1 (satu) genggam kacang hijau.
  2. 2 (dua) gelas air bersih.
  3. Cuci bersih kacang hijau, lalu tiriskan.
  4. Masukkan kacang hijau ke dalam panci, lalu tambahkan air  dan rebus.
  5. Aduk sesekali, sampai air kacang hijau berwarna merah.
  6. Angkat, lalu saring dan dinginkan.
  7. Setelah dingin, siap untuk disajikan.
manfaat kacang hijau untuk ibu hamil
Selain direbus, ada cara lain untuk menghidangkan kacang hijau, yaitu dengan dibuat menjadi bubur. Cara ini sering digunakan untuk menghidangkan kacang hijau sebagai makanan di pagi hari (sarapan). Mengkonsumsi bubur kacang hijau di pagi hari, sangat dianjurkan bagi ibu hamil karena dapat memberikan asupan gizi dan nutrisi yang sangat baik. Berikut ini cara membuat bubur kacang hijau :
  1. Cuci kacang hijau (300gr) hingga bersih. Buang ampas-nya termasuk kacang hijau yang mengapung.
  2. Rebus kacang hijau yang sudah bersih dengan air (2,5 liter) hingga matang.
  3. Rebus gula merah dengan ½ liter air sampai gula merah larut dalam air rebusan. Saring kemudian tuang ke dalam rebusan kacang hijau tadi.
  4. Masukan garam (1 sendok teh) dan daun pandan (2 lembar). Rebus sampai mendidih. Masukkan santal kental (500 ml), panaskan lagi sambil diaduk agar santan tidak pecah. Setelah matang dapat disajikan hangat-hangat.

Setiap wanita yang sedang mengandung tentu sangat mendambakan janin yang sedang dikandungnya dapat lahir dengan sehat. Hal ini dapat terpenuhi dengan memperhatikan unsur gizi dan nutrisi pada asupan makanannya. Bagi ibu hamil, dengan mengkonsumsi kacang hijau dapat memenuhi sebagian besar gizi dan nutrisi yang diperlukan selama masa kehamilan. Hal ini sangat penting demi kesehatan sang ibu dan janin yang dikandungnya. Karena itu bagi ibu hamil janganlah ragu-ragu untuk mengkonsumsi kacang hijau, karena sangat bermanfaat.

Akhir kata, jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai masalah seputar kehamilan, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Friday, January 3, 2014

Pro dan Kontra Mengenai Masalah Ibu Hamil Makan Mie Instan

ibu hamil makan mie instan
Akhir-akhir ini terdapat pro dan kontra mengenai masalah ibu hamil makan mie instan pada masyarakat kita. Pro dan kontra ini berkembang di tengah masyarakat kita ditengah makin berkembangnya segala sesuatu yang bersifat instan, termasuk diantaranya adalah menu makanan kita sehari hari. Hal ini disebabkan diantaranya adalah karena makin tingginya tingkat mobilitas masyarakat modern, dan khususnya masyarakat di kota-kota besar. Dengan tingginya mobilitas dari masyarakat ini, maka dituntut kecepatan yang tinggi pula dalam hal menyajikan menu makanan sehari-hari. Hal ini di respon oleh para produsen makanan dengan memproduksi menu makanan sehari-hari yang padat, praktis dan mudah untuk disajikan. Dan diantaranya adalah mie instan.

Sambutan masyarakat terhadap produk mie instan memang cukup luar biasa. Setiap ada produk baru, dengan rasa, ukuran dan kemasan yang berbeda-beda, pasti akan menjadi produk yang dengan cepat dikenal oleh masyarakat kita. Tiap kali berbelanja ibu-ibu tak lupa menyisipkan mie instan dalam daftar kebutuhannya, anak-anak kos selalu menyimpan beberapa bungkus mie instan untuk mencegah kelaparan di malam hari, para pecinta olahraga gunung pun turut memasukkan mie instan sebagai logistik yang wajib tersedia. Pendeknya, setiap lapisan dan golongan masyarakat sangat menyukai produk mie instan ini.

Keuntungan Dari Mengkonsumsi Mie Instan

ibu hamil makan mie instan

Produk mie instan yang sudah di sertfikasi oleh Departemen Kesehatan, boleh dibilang cukup aman untuk dikonsumsi. Jika diolah dengan benar, semangkuk mie instan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang cukup.

Jika ditilik dari sejarahnya, mie instan sudah dikonsumsi sejak 52 tahun silam dan sangat populer di negara-negara Asia hingga Nigeria. Mie instan merupakan jawaban atas kebutuhan pangan yang praktis, enak dan terjangkau.

Kini, mie instan di dunia sudah menyesuaikan dengan citarasa lokal. Di Thailand ada mi instan tom yam dan pad thai. Di Vietnam ada yang mi instan pho bho. Di Indonesia, hidangan tradisional daerah muncul juga dalam kemasan mi instan. Mulai dari Soto Betawi, pindang, soto mie hingga cakalang.

Berikut beberapa keuntungan mengkonsumsi mie instan :
  1. Sesuai dengan namanya, maka mie instan sangat mudah dan cepat untuk disajikan. Rata-rata mie instan hanya membutuhkan waktu 5-15 menit dari mulai membuka kemasannya sampai siap untuk disantap.Kepraktisan inilah yang menjadi salah satu kunci kesuksesan pemasaran produk mie instan.
  2. Mie instan sesuai dengan selera orang banyak. Para produsen mie instan cukup jeli dalam memenuhi selera pasar (banyak orang). Mereka membuat mie instan dengan berbagai macam rasa, seperti rasa cakalang, sate ayam, rendang, tom yam dan masih banyak lagi yang lainnya.
  3. Mie instan sangat terjangkau bagi semua kalangan. Tidak peduli dari para pengusaha kaya sampai dengan anak kos, semuanya dapat membeli mie instan dengan harga murah dan terjangkau.
  4. Selain enak dan mengenyangkan disaat kita mendadak lapar,mie instan juga memiliki kandugan gizi yang dibutuhkan untuk tubuH kita,seperti Vitamin A,B1,B6,B12,protein, mineral(zat besi)yang baik bagi pertumbuhan tulang anak,karbohidrat dll. Oleh karena itu mie instan sering sebagai makanan cadangan disaat perut mendadak lapar dan makanan belum disiapkan.

 

Kerugian Dari Mengkonsumsi Mie Instan

ibu hamil makan mie instan

Seorang ibu hamil harus selalu memperhatikan asupan makanannya. Sebab ia bukan hanya memberi makan untuk dirinya sendiri saja, tetapi juga untuk janin yang sedang dikandungnya. Di lain pihak, kondisi mengandung dapat menyebabkan seorang wanita merasa mual dan tidak selera untuk makan. Memang merupakan hal yang sulit untuk dapat mengkombinasikan antara rasa yang enak dengan gizi dan nutrisi yang baik pada asupan makanan ibu hamil.

Mie instan memang mempunyai rasa yang enak (berkuah, gurih, pedas dan hangat). Hanya saja pada mie instan terdapat kandungan zat-zat aditif yang berbahaya, baik untuk ibu maupun janin yang sedang dikandungnya. Zat aditif ini sebenarnya bukan hanya terdapat pada mie instan saja, tetapi juga dapat ditemui pada produk-produk makanan instan lainnya yang terdapat di pasaran. Tujuan dari pemberian zat aditif ialah biasanya bertujuan untuk melezatkan makanan, mengawetkan makanan, menguatkan rasa makanan dan memberi warna pada makanan. Telah banyak sekali penelitian yang mengungkapkan bahwa zat aditif tersebut dapat berakibat negatif pada jaringan otak. Walaupun penelitian tersebut biasanya baru dilakukan pada hewan percobaan (tikus), tetapi ada baiknya bagi kita manusia untuk menghindari makanan yang mengandung zat aditif. Apalagi bagi seorang ibu hamil yang berada pada fase awal kehamilan (trisemester pertama). Karena pada fase ini janin sedang dalam fase pembentukan organ.

Berikut adalah beberapa hal negatif yang dapat terjadi ketika mengkonsumsi mie instan :
  1. Terganggunya Metabolisme Tubuh. Mengkonsumsi mie instan secara teratur dan dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan terganggunya metabolisme tubuh ibu hamil. Hal ini dapat terjadi karena mie instan mengandung zat pengawet dan pewarna makanan.
  2. Obesitas. Mie instan dapat mengakibatkan obesitas. Hal ini karena di dalam mie instan terdapat kandungan lemak dan natrium yang besar, yang dapat menyebabkan tertahannya air di dalam tubuh.
  3. Junk Food. Mie instan mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi tidak terdapat vitamin, mineral atau serat. Mie instan juga banyak mengandung lemak jenuh. Mie instan merupakan makanan yang padat kalori dan memberikan efek negatif pada kesehatan wanita yang sedang mengandung.
  4. Menyebabkan Kelainan dan Kerusakan Pada Organ. Mie instan mengandung zat propilen glikol, yaitu bahan atau zat anti beku yang mencegah mie instan dari pengeringan dengan mempertahankan kelembaban. Tubuh ibu hamil menyerap dengan mudah zat ini dan propilen glikol terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil.
  5. Menyebabkan Gangguan Pada Kemampuan Untuk Menyerap Nutrisi. Mie instan menghambat kemampuan tubuh ibu hamil untuk menyerap nutrisi.
  6. Penyebab Terganggunya Pencernaan. Mie instan dapat mengganggu sistem pencernaan pada tubuh ibu hamil. Mengkonsumsi mie instan secara terus menerus dapat mengakibatkan kembung, sembelit atau tidak teraturnya gerakan usus.
  7. Terdapat Kandungan Natrium Yang Tinggi. Di dalam mie instan terdapat kandungan natrium yang tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan penyakit jantung, stroke, kerusakan pada ginjal dan hipertensi.
  8. Menyebabkan Kanker. Terdapat beberapa mie instan yang dikemas menggunakan styrofoam. Styrofoam yang dipanaskan pada saat proses memasak mie instan, dapat menjadi penyebab kanker.
  9. Terdapat Kandungan MSG Yang Tinggi. Monosodium Glutamate (MSG) digunakan untuk memperkuat atau memodifikasi rasa makanan secara komersial. Sebetulnya zat Glutamate yang diproduksi secara alami oleh tubuh manusia melalui metabolisme antara asam amino (protein) dan karbohidrat tidaklah berbahaya. Glutamate sangat dibutuhkan usus dan plasenta sebagai sumber energi yang penting. Di otak, glutamate berfungsi meningkatkan rangsang pengantar pesan pada saraf. Yang berbahaya adalah zat Glutamate yang bukan berasal dari tubuh manusia, yang biasanya terdapat didalam mie instan. Glutamat buatan ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan otak yang akut yang bisa berlanjut menjadi serangan epilepsi, kekurangan aliran darah otak, ataupun kerusakan jaringan otak. Bila terjadi bertahun-tahun, gangguan-gangguan tersebut akan menyebabkan kemunduran fungsi saraf. Selain itu MSG juga dipercaya dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan pada janin.
  10. Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil. Ditemukan sejumlah kasus, dimana wanita hamil yang makan mie instan secara terus menerus selama proses kehamilan mengalami keguguran. Hal ini disebabkan karena bumbu dan zat pengawet pada mie instan tersebut mempengaruhi perkembangan janin.

 

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memasak Mie Instan

ibu hamil makan mie instan

Menu makanan mie instan adalah menu makanan yang sangat digemari bagi kebanyakan orang. Selain rasanya yang enak, mie instan juga sangat mudah untuk disajikan. Cukup dengan menyeduh dengan air panas dan kemudian diberi bumbu yang juga instan, maka makanan ini sudah siap untuk dimakan.

Namun di balik rasanya yang lezat dan juga kepraktisannya, mie instan menyimpan potensi bahaya yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Ada beberapa zat yang terdapat dalam mie instan yang sangat berbahaya bagi wanita yang sedang mengandung, seperti misalnya zat pewarna dan zat pengawet makanan. Kedua zat ini tidak dapat diurai di dalam tubuh sehingga sulit untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Dalam jangka waktu yang lama, endapan zat-zat tersebut dapat bersifat karsinogen (dapat menyebabkan kanker).

Bahan-bahan pengawet yang masuk ke dalam tubuh manusia atau ibu hamil melalui mie instan, baru dapat hilang setelah jangka waktu 4-5 hari. Oleh karena itu dibutuhkan jangka waktu 4-5 hari lamanya sebagai waktu jeda (waktu tidak mengkonsumsi mie instan), jika kita ingin mengkonsumsi mie instan. Sangatlah berbahaya bagi wanita hamil jika mengkonsumsi mie instan setiap hari, apalagi jika mengkonsumsinya sebagai pengganti makanan pokok. Jika ibu hamil harus atau terpaksa mengkonsumsi mie instan, terdapat cara-cara yang dapat mengurangi resiko dari mie instan tersebut. Berikut beberapa diantaranya :
  1. Cara yang pertama adalah rebuslah air hingga benar-benar mendidih dan matang terlebih dahulu. Sehingga dapat membunuh sebagian besar kuman dan bakteri yang mungkin saja terdapat dalam mie instan.
  2. Cara yang kedua adalah pada saat memasak mie instan, sebaiknya air untuk merebus yang pertama dibuang, untuk kemudian diganti dengan air rebusan yang kedua. Hal ini untuk dapat mengurangi kadar zat pengawet yang terdapat dalam mie instan yang luruh kedalam air rebusan.
  3. Cara yang ketiga ialah dengan tidak memakai (minimal mengurangi) bumbu masakan yang sudah disediakan di dalam kemasan mie instan tesebut. Kita dapat memasak mie instan dengan menggunakan bumbu masakan yang diolah sendiri. Hal ini untuk mengurangi masuknya zat pewarna dan zat pengawet yang terdapat pada bumbu bawaan dari mie instan tersebut.
  4. Cara yang keempat atau terakhir adalah dengan memperhatikan kemasan mie instan pada saat kita akan membelinya. Pastikan bahwa untuk memperhatikan tanggal kadaluwarsa dan komposisi dari mie instan. Selain itu pastikan juga bahwa kemasan dalam kondisi yang utuh, tidak sobek atau terdapat lubang. Hal ini untuk memastikan mie instan dalam kondisi yang steril.

 

Kesimpulan


Mie Instan adalah hasil dari budaya perkotaan yang ingin serba cepat, praktis dan efisien. Untuk mencapai hal ini maka ada beberapa hal yang akan dikorbankan, diantaranya adalah kesehatan kita.

Untuk seorang ibu hamil, kesehatan dirinya dan janin yang dikandungnya adalah hal yang utama dan merupakan keharusan. Karena itu sangatlah penting bagi ibu hamil untuk dapat menjalani pola kehidupan yang sehat. Pola hidup yang sehat tidak merepotkan dan memerlukan biaya yang tinggi. Belajar hidup yang sehat dapat dimulai dengan memperhatikan asupan makanan kita. Asupan makanan yang bersifat natural akan jauh lebih baik daripada makanan yang bersifat instan.

Makanan yang bersifat natural biasanya berasal langsung dari alam, seperti sayur-sayuran segar dan daging hewani. Semua itu telah mengandung gizi dan nutrisi yang ibu hamil perlukan. Dan yang paling penting tidak mengandung zat-zat yang berbahaya.

Makanan yang sehat biasanya juga merupakan makanan yang murah. Bahkan di pedesaan, makanan ini biasanya merupakan hasil tanam di kebun sendiri. Jika kita hidup di perkotaan memang sangat sulit untuk dapat menananm sendiri sayuran yang akan kita konsumsi, mengingat sempit dan mahalnya lahan di kota-kota besar. Tetapi hal ini dapat kita siasati dengan selalu membeli sayuran segar di pasar-pasar tradisional. sayuran tersebut biasanya dipasok dari daerah pedesaan yang masih alami dan belum terlalu terkontaminasi.

Ternyata pola hidup sehat tidaklah terlalu sulit dan mahal. Akan jauh lebih baik untuk membiasakan hidup sehat dari pada kita terus dibayangi bahaya makan mie instan. Jika perut ibu hamil lapar, hendaknya sediakan roti atau karbohidrat lainnya sebagai pengganti mie instan karena bahaya makan mie instan sangatlah tinggi.

Akhir kata, jika anda membutuhkan informasi yang lebih detail mengenai seputar masalah kehamilan, silahkan kunjungi tautan situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.