Monday, April 14, 2014

Pertanyaan Seputar Masalah Kehamilan – Bagian 2

ibu hamil
Terdapat banyak sekali pertanyaan mengenai ibu hamil. Berikut ini adalah rangkuman beberapa pertanyaan seputar masalah kehamilan yang sangat sering dijumpai di masyarakat kita.

 

Makanan Selingan Apa Yang Baik Untuk Ibu Hamil ?

 

Makanan selingan di antara dua waktu makan alias camilan berperan penting dalam menyumbang nutrisi sepanjang kehamilan. Jangan sembarangan makan, apalagi mengkonsumsi makanan yang tidak memiliki kandungan nutrisi menyehatkan. Bisa-bisa janin tidak tercukupi kebutuhan kalori-nya per hari, dalam hal ini Ibu Hamil membutuhkan 2.500 Kalori yang akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Untuk itu, pilihlah camilan (snack) yang menyehatkan dan dapat mencukupi kebutuhan kalori Ibu. Salah satunya yang dapat dicicipi adalah Smoothie Yoghurt. Yoghurt kaya akan kalsium yang berguna untuk membantu pertumbuhan tulang dan otot janin. Bagaimana cara membuat smoothie yoghurt ?  Begini caranya. Campur buah-buahan yang Ibu Hamil gemari dengan sejumlah yoghurt, blender, taburi dengan kacang yang telah dicincang, kemudian dinginkan kurang lebih 6 jam. Sajikan saat masih dingin.

 

Apakah Alasan Seorang Ibu Hamil Harus Bedrest ?

 

Umumnya, bedrest disarankan pada kehamilan yang beresiko atau adanya ancaman persalinan prematur. Berikut ini adalah beberapa alasan yang menyebabkan ibu hamil diwajibkan bedrest :
  1. Tekanan darah tinggi.
  2. Mengalami masalah seputar mulut rahim.
  3. Perdarahan.
  4. Kasus kehamilan ganda.
  5. Pertumbuhan janin terhambat.
  6. Ada riwayat persalinan prematur.
  7. Pecah ketuban.

 

Krim Penghitam Kulit Apa Yang Cocok Untuk Ibu Hamil ?

 

Ibu hamil tampil gaya tentu tidak dilarang. Tetapi, jika ibu ingin tampil dengan kulit coklat yang eksotik, mohon berhati-hati dalam menggunakan krim penghitam kulit. Jangan menggunakan krim penghitam kulit yang disemprotkan karena dikhawatirkan zat aktif-nya terhirup dan membahayakan janin. Lebih baik pilih krim penghitam kulit yang di-oleskan di kulit karena lebih aman; zat-zatnya tidak langsung masuk ke aliran darah. Meski umumnya krim penghitam kulit tidak mengandung zat berbahaya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu penggunaannya pada dokter.

 

Busana Kerja Apa Yang Cocok Untuk Ibu Hamil ?

 

Meski hamil, Ibu tetap bisa tampil gaya dengan nyaman ke tempat kerja. Pilihannya, busana berpotongan simpel, seperti celana panjang berpipa lurus dari paha hingga kaki. Untuk atasannya, pakai yang berpotongan longgar, seperti model Baby Doll. Dengan begitu Ibu tetap bisa tampil resmi. Hindari atasan model sleeveless (tidak berlengan) kala harus terlihat formal. Hal lain yang harus diperhatikan, hindari motif atau corak besar, karena akan membuat Ibu tampak semakin besar. Pilihlah bahan katun yang nyaman.

 

Apakah Ibu Hamil Dapat Memakai Krim Pelindung ?

 

Ketika Ibu ingin melakukan aktivitas di luar ruangan, ingatlah selalu untuk memanfaatkan krim pelindung matahari dengan kadar SPF 15 atau lebih. Namun, sebelum menggunakan sebaiknya lakukan ujicoba, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Selain itu, manfaatkan pula pelembab kulit, karena paparan sinar matahari di kolam renang ataupun pantai bisa membuat kulit Ibu menjadi kering. Tak kalah penting, manfaatkan topi lebar dan kacamata hitam sebagai pelindung dan terik matahari.

 

Apa Saja Syarat Bagi Ibu Hamil Untuk Berhubungan Intim ?

 

Kehamilan bukan berarti tidak boleh melakukan hubungan mesra dengan pasangan. Yang penting, perhatikan keamanannya. Berikut ini adalah syarat aman untuk berhubungan intim bagi ibu hamil.
  1. Tidak ada riwayat perdarahan sepanjang kehamilan.
  2. Tidak terjadi plasenta previa (ari-ari menutup jalan lahir).
  3. Ketuban tidak pecah.
  4. Tidak ada ancaman risiko lahir prematur / inkompetensi serviks.
  5. Tidak memiliki riwayat keguguran berulang.
  6. Posisi saat berhubungan intim tidak menekan kandungan.
  7. Tidak memilki riwayat penyakit kelamin / HIV, baik Ayah atau Ibu.

 

Buah Apakah Yang Baik Untuk Mencegah Kram Kaki Pada Ibu Hamil ?

 

Meski Cuma camilan, ibu tetap perlu untuk memperhatikan kandungan gizi-nya karena akan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Salah satu camilan yang disarankan adalah buah alpukat. Buah berkulit hijau ini mengandung 20 zat gizi penting untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Di antaranya : kaya asam folat, vitamin C, kalium, dan lemak tak jenuh. Aneka nutrisi tersebut bermanfaat untuk pertumbuhan otak janin, jaringan dan sistem saraf. Kandungan kaliumnya juga dapat mencegah kram kaki pada ibu hamil.

Ini merupakan salah satu cara yang dapat ibu coba untuk mengolah alpukat. Hancurkan setengah buah alpukat dengan air dari setengah jeruk nipis dalam mangkuk kecil. Taburi dengan satu sendok makan cincangan daun ketumbar segar dan garam serta merica bubuk secukupnya. Aduk rata. Oleskan campuran ke potongan roti panggang gandum.

 

Asupan Makanan Apa Yang Cocok Untuk Mengatasi Anemia Pada Ibu Hamil ?

 

Apakah wajah ibu tampak pucat? Apakah ibu juga kerap mudah lelah atau merasa lemah, pusing, sesak napas, serta detak jantung yang cepat dan sulit konsentrasi? Bila ya, bukan tidak mungkin Ibu mengalami anemia. Sebaiknya Ibu lakukan tes darah rutin agar anemia dapat terdeteksi sedini mungkin.

Sebenarnya, anemia dapat dihindari. Caranya? Mudah saja. Konsumsilah bahan makanan yang merupakan sumber zat besi, baik hewan maupun nabati. Untuk yang hewani, ada daging sapi, ikan baronang, telur dan lain-lain. Sementara yang nabati bisa diperoleh dari bayam, kentang, jagung, dan kangkung. Jadi tak perlu khawatir, banyak sekali bahan makanan yang merupakan sumber zat besi.

 

Apa Saja Syarat Kehamilan Yang Sehat ?

 

Agar kehamilan ibu sehat dan janin yang diandung memiliki pertumbuhan yang baik, ada 4 hal yang sebaiknya tidak lupu dari perhatian.
  1. Cukupi Kebutuhan Asam Folat. Asam folat termasuk kelompok vitamin B, bermanfaat mengurangi NTD (Neural Tube Deffect) atau kelaina susunan saraf pusat. Sebaiknya konsumsi asam folat dilakukan semenjak masa persiapan kehamilan karena pembentukan susunan saraf pusat dimulai di awal kehamilan. Jumlah yang dibutuhkan selama kehamilan adalah 600 mikrogram per hari per orang.
  2. Cukup Kebutuhan Air. Ibu hamil disarankan minum 10 gelas (2,4 liter) air per hari. Khusus ibu yang bekerja di luar ruangan atau sering terpapar matahari, kebutuhan airnya pasti lebih banyak. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan air tidaklah harus melulu dengan air putih. Jus buah, jus sayur, susu, kuah sup, dan lain-lain dapat dimanfaatkan. Air berguna memperlancar aliran darah, mencegah persalinan prematur, membuang bakteri dari ginjal, dan mencegah sembelit.
  3. Hindari Kafein Dan Alkohol. Minuman berkafein dan beralkohol akan menghambat proses penyerapan dan meningkatkan mual. Konsumsi kafein juga dapat menyebabkan kemungkinan keguguran lebih tinggi dan berat janin berkurang. Sementara alkohol sama sekali harus dihindari karena dapat mempengaruhi perkembangan janin.
  4. Hindari Kegemukan. Hamil bukan berarti makan lebih banyak karena ibu bertanggung jawab atas pertumbuhan janin. Cermati makanan yang di konsumsi, jangan berlebihan. Kegemukan semasa hamil berisiko terjadinya diabetes dan hipertensi dalam kehamilan, selain juga membuat beban jantung jadi terlalu berat dan tekanan pada pembuluh darah meninggi akibat tebalnya lemak.

 

Bagaimana Menjaga Agar Emosi Ibu Hamil Menjadi Stabil ?

 

Pernahkah ibu tiba-tiba merasa sangat sedih atau terlalu gembira? Kehamilan kerap menjadikan emosi ibu menjadi tidak stabil. Untuk mengatasi hal itu, salah satu yang dapat dilakukan adalah berolahraga. Olahraga menjadikan pasokan dan aliran oksigen di tubuh bagus. Kecukupan oksigen ini mampu menjadi penetral emosi yang tidak stabil. Lakukan latihan kurang lebih sebanyak 20 menit 3 kali dalam seminggu. Beberapa olahraga yang disarankan bagi ibu hamil, yakni joging, berenang, pilates dan yoga. Namun sebelumnya, konsultasikan dahulu dengan dokter.

 

Apakah Vitamin A baik Untuk Janin ?

 

Vitamin A diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan embrio. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. Kebutuhan vitamin A pada wanita hamil kurang lebih 2.500 IU per hari, yang dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi makanan kaya vitamin A, seperti : kuning telur, hati dan mentega, sayuran berwarna hijau dan buah-buahan berwarna kuning, terutama wortel, cabai hijau, tomat dan nangka.

Namun demikian, jangan berlebihan. Pasalnya, kelebihan vitamin A juga tak baik dampaknya. Vitamin A yang berlebih dapat mengendap di tubuh dan akan menjadi racun.

Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai masalah seputar ibu hamil, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.