Monday, April 7, 2014

Selera Makan Ibu Hamil

selera makan ibu hamil
Selera makan ibu hamil memang berbeda-beda. Ada yang tidak mau makan, tapi ada juga yang semakin doyan makan. Namun pada umumnya di trimester awal biasanya ibu hamil enggak punya selera makan, bahkan ada yang dibarengi mual dan muntah. Namun di trimester 2 dan 3 umumnya selera makan akan membaik hingga ibu hamil akan kembali makan dengan lahap.

Soal selera makan ibu hamil ini ada beberapa saran yang diberikan oleh dokter, sehingga ibu hamil tetap dapat menjalani kehamilannya dengan sehat, dan memberikan asupan terbaik bagi si calon bayi.

 

 

Kalau Selera Makan Ibu Hamil Hilang

 

selera makan ibu hamil muda
Untuk selera makan Ibu Hamil yang hilang, ada beberapa kemungkinan penyebabnya, yaitu :
  1. Karena ibu memang merasa tidak lapar.
  2. Makanannya bikin mual.
  3. Ibu memang tidak suka makanan tersebut.
  4. Setiap makan, membuat ibu muntah.
Kondisi mual muntah pada ibu hamil seperti diketahui akibat adanya pengaruh hormon kehamilan, seperti estrogen dan HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang meningkat saat kehamilan. Lantaran penyebabnya hormon, tentu tidak ada jalan keluar, selain kekuatan ibu untuk menghadapi. Bagaimana caranya? Berikut ini kiat-kiatnya :
  1. Jika Ibu Tidak Merasa Lapar. Usahakanlah selalu ngemil, bisa kue-kue, cookies, buah-buahan, minum jus, minum teh manis, dan roti di pagi hari. Tidak perlu langsung banyak, cukup sedikit tapi sering.
  2. Jika Makanan Membuat Mual. Biasanya makanan tersebut berbau atau beraroma menyengat, seperti telur. Hindari menghidangkan makanan seperti itu. Kalaupun harus mengkonsumsi makanan yang menyebabkan mual, semisal ikan, hidangkanlah dalam bentuk lain. Ikan bakar dengan bumbu sambal rujak, umpama.
  3. Jika Makanan Tidak Disenangi Atau Tak Mengundang Selera. Cara mengatasinya mudah saja, gantilah dengan jenis atau menu makanan yang Ibu Hamil senangi.
  4. Jika Selalu Muntah. Hal ini bisa karena tiga faktor. Pertama, bisa karena makanannya membuat mual. Solusinya, ganti jenis dan bahan makanannya, serta hindari yang membuat mual. Kedua, bisa karena psikologis. Solusinya, teguhkan hati, “Saya ingin anak saya sehat dan pintar. Jadi saya harus makan makanan yang bergizi.” Ketiga, karena pengaruh hormon kehamilan. Solusinya, makanlah sedikit-sedikit tapi sering dan hindari makanan yang beraroma menyengat.

 

 

Jadi Doyan Makan

 

ibu hamil

Masuk trimester dua, Ibu sudah bisa menyesuaikan diri dengan kehamilan. Itulah umumnya Ibu Hamil menjadi doyan makan.

Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan di trimester ini masih ada ibu hamil yang selera makannya masih seperti di awal kehamilan. Hal ini bisa saja terjadi, karena adaptasi tubuhnya lebih lambat. Hanya saja, kasus seperti ini jarang terjadi. Namun, jika hal ini samapi terjadi, konsultasikan pada dokter saat kontrol rutin. Dengan begitu, dokter bisa membantu memberi masukan-masukan positif atau memberikan suplemen tambahan, bila memang dibutuhkan.

Namun tetap untuk asupan protein, karbohidrat, juga serat, ibu perlu mencukupinya dari makanan sehari-hari dengan gizi seimbang. Dokter tidak bisa membantu hal tersebut dengan pemberian suplemen, kecuali dengan infus.

Mengenai selera makan ibu hamil di trimester tiga, umumnya selera makan sudah baik. Hal ini terjadi karena tubuh ibu sudah lebih bisa menyesuaikan diri, juga karena si calon bayi sudah meminta makanan yang lebih banyak. Di sini Ibu Hamil biasanya cepat merasakan kenyang, namun cepat lapar sehingga bisa makan lebih sering dari biasanya.

Mengenai selera makan yang satu ini, tidak perlu khawatir, selama perkembangan berat badan ibu hamil dan janin baik, tidak akan ada masalah.

 

 

Makan Banyak Tetapi Janin Tetap Kecil

 

makanan sehat untuk ibu hamil

Bisa terjadi, Ibu Hamil makan banyak, berat badan meningkat drastis, tapi berat badan janin di bawah standar usia kehamilan. Misal, usia 36 minggu berat janin masih di angka 1200 gram. Bisa juga berat badan ibu naik hingga 20 kg, sementara berat badan janin hanya 2500 gram.

Kondisi ini kemungkinan karena adanya gangguan metabolisme. Oleh sebab itulah ibu harus selalu terus terang saat kontrol rutin. Untuk solusi, umumnya, dokter akan menjalankan program khusus pada Ibu Hamil yang disesuaikan dengan kondisi saat itu.

 

 

Kebutuhan Nutrisi Selama Kehamilan

 

 

Berikut ini adalah kebutuhan nutrisi ibu hamil selama kehamilan :
  1. Zat Besi. Kebutuhan : 30 mg. Sumber : Daging, beras, sayuran hijau, kacang-kacangan.
  2. Yodium. Kebutuhan : 175 mkg. Sumber : ikan laut, olahan susu, roti, garam beryodium.
  3. Vitamin E. Kebutuhan : 10 mg. Sumber : beras, sayuran hijau daun, kacang-kacangan.
  4. Vitamin C. Kebutuhan : 70 mg. Sumber : asparagus, brokoli, kentang, cabai, bayam, tomat, jeruk.
  5. Vitamin B6. Kebutuhan : 2,2 mg. Sumber : ikan laut, unggas, beras, beras merah, buah, telur, kacang-kacangan.
  6. Vitamin B. Kebutuhan : 122,2 mg. Sumber : ikan laut, unggas, daging, olahan susu.
  7. Vitamin A. Kebutuhan : 800 mkg. Sumber : hati, margarin, sayuran hijau daun, jeruk, telur.
  8. Seng. Kebutuhan : 15 mg. Sumber : daging, beras.
  9. Selenium. Kebutuhan : 65 mkg. Sumber : daging, beras, telur.
  10. Protein. Kebutuhan : 60 gram. Sumber : daging, susu, telur, kacang-kacangan.
  11. Magnesium. Kebutuhan : 300 mg. Sumber : beras, sayuran hijau, alpukat, pisang, kacang-kacangan.
Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai masalah seputar ibu hamil, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.